Gathering Perdana, Ceriakan Sanubari

Gathering Perdana: Ceriakan Sanubari


Waktunya ceriakan sanubari, mari manfaatkan keberlimpahan dunia untuk sesama.

Gathering Perdana: Ceriakan Sanubari

Gathering Perdana, Ceriakan Sanubari
Gathering Perdana Volunteer Chapter JABODETABEK (Yayasan Indonesia Mengajar, 7 Maret 2019)

Baiklah! Saatnya membahas relawan terpilih.

Agenda pertemuan dengan para calon relawan yang telah kami saring sebetulnya sudah dicanangkan sedari mula pada 7 Maret 2019. Hingga akhirnya tibalah hari pertemuan perdana. Hari itu, Jakarta terasa sepi. Waktu tempuh melintasi ibu kota juga lebih singkat kala sebagian warganya tengah berlibur di rangka hari nasional perayaan keagamaan masyarakat Hindu (Nyepi).

Tak begitu terdengar bunyi bising kendaraan sepanjang perjalanan.

Gathering Perdana, Ceriakan Sanubari

Sampailah di tempat berlangsungnya pertemuan. Tepatnya di Kantor Pusat Yayasan Indonesia Mengajar. Tampak sebagian relawan tersaring telah tiba di lokasi. Senyum mereka nampak memancar dari wajah dan mereka begitu sumringah. Bagaimana tidak? Antusiasme mereka begitu meluap bak pembelajar alam semesta. Lelah di perjalanan pun tak mereka rasakan lagi. Sungguh mereka mempunyai daya kerelawanan yang melampaui batas kelumrahan: tak sekadar urun angan, melainkan mau turun tangan.

Kami pancing mereka berekspresi lepas dan saling memperkenalkan diri serta profesi sembari mengajak mereka keluar, melepaskan diri dari prasangka. Hal demikian bertujuan mempererat ikatan dan kebersamaan. Serta kami berikan pula paparan singkat mengenai keseluruhan kegiatan yang telah dilakukan Sedekah Buku Indonesia. Memang dalam setiap kesempatan di samping ingin berbagi wawasan, kami hendak menumbuhkan kepekaan mereka akan realita kalangan awam yang masih aada pihak unprivileged terhadap akses pendidikan sampai hari ini. Kami menekankan pentingnya akses terhadap bahan literasi berkualitas. Itulah salah satu alasan hadirnya Sedekah Buku Indonesia. Setidaknya cerita ini telah ampuh mengajak mereka menyelami lebih jauh kebermanfaatan sosial yang kami usung.

Selanjutnya kami mendorong para relawan kece ini menawarkan gagasan-gagasan yang ingin mereka amalkan bersama Sedekah Buku Indonesia. Dari situlah muncul beragam ide dan pendekatan yang bisa di kerjakan secara kolektif dalam komunitas. Momentum ini kemudian kami manfaatkan bagi volunteer merancang ide serta pendekatannya: dari pengkonsepan, pemetaan, orientasi outcome, penyusunan mekanisme, sampai rencana pengerjaan lapangan.

Di sini, kami justru belajar banyak dari mereka. Itulah kegunaan jejaring relawan. Saling melengkapi, memperkaya satu dengan yang lain. Dan itu sudah lebih dari cukup untuk men ceriakan sanubari mereka, juga kami yang telah lebih dulu menjadi bagian dari Sedekah Buku Indonesia.

Ceriakan Sanubari

Tularkan pada Sebangsa

Tantangan saat ini adalah bagaimana mempengaruhi khalayak umum dan mereka yang memiliki privilege agar tak berlama-lama melekat pada urusan keberlimpahan dunia. Karena bila tak ada yang mau peduli pada pendidikan di luar sana. Masih banyak anak-anak dan remaja yang belum mendapatkan akses pendidikan layan dan bahan bacaan berkualitas di penjuru negeri.

Tak berhenti sampai di situ. Kami baru menjalani komunitas ini selama empat tahun namun merasa masih belum selesai dalam upaya membangun wawasan serta membukakan JENDELA MIMPI pada semua elemen masyarakat lewat bahan literasi berkualitas.

Sadar akan perjalanan yang masih panjang pula, inisiatif percepatan mewujudkannya perlu diambil. Langkah selanjutnya yaitu memastikan kesiapan relawan di daerah lainnya menggelar keproaktifan serupa dalam perluasan jejaring relawan. Sebab kelak kami ingin menularkan semangat berbagi literasi pada sebangsa.

Salah satu ukuran keberhasilan menjadi seorang relawan terlihat ketika kita mampu mengalahkan ego diri, mengolah lebih rasa empati untuk menyelesaikan persoalan sosial Demi pencapaian Visi Misi Sedekah Buku Indonesia, kami yakin para volunteer dapat menggeser prioritas yang awalnya melulu orientasi diri menjadi energi solidaritas untuk masyarakat Indonesia. Sulit, tapi harus dilakukan. Kini, saatnya turut mengamalkan kebaikan dan kemanusiaan bersama Sedekah Buku Indonesia.

No need to seek for any grant.

Juan Karnadi
Content Writer
Sedekah Buku Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *